Berita

Kabar seputar kegiatan Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

  • Pembangunan Kota Baru dan Penataan Kota di Indonesia Tahun 2018

    23

    Jakarta, (15/01). RPJMN 2015-2019 Bidang Perkotaan menetapkan Inkubasi Kota Baru sebagai salah satu sasaran prioritas pembangunan. Tahun 2018 ini Bappenas akan melaksanakan perencanaan lima kota baru publik untuk mencapai 10 (+1) kota baru publik, yakni di Padang, Banjar Baru, Maja, Sofifi, dan Makassar.

    Direktorat Perkotaan, Perumahan dan Permukiman Bappenas mengundang Kemenko Bidang Perekonomian, Kemen. ATR/BPN, dan Kemen. PUPERA untuk membahas hasil kajian kota baru di 5 lokasi prioritas tahun 2018 yang telah diselesaikan Direktorat Penataan Kawasan Dirjen Tata Ruang Kemen ATR/BPN serta rencana kegiatan Kota Baru Maja.

    Bappenas sebagai badan perencanaan nasioanl memaparkan rencana kerja 2018 mencakup pada penetapan delineasi, penetapan tema, penyusunan SK delineasi dan tema, penyusunan dan penetapan RTRWK dan RDTR, serta pemutakhiran indikasi program.

    Direktorat Penataan Kawasan Kemen ATR/BPN melaporkan hasil kajiannya sebagai berikut:
    • Kota Baru Makassar:
    - Diarahkan dengan tema kemaritiman
    - Delineasi mencakup 3 kelurahan, yaitu Untia, Bira, dan Buluroken
    - Sedang dalam proses penyusunan RDTR
    - Luas Kota Baru: 1.500 Ha
    • Kota Baru Padang
    - Belum ada delineasi
    - Masih terdapat permasalahan tanah adat
    - Usulan tema: kota berbasis mitigasi bencana
    - Hasil kajian tahun 2015, luas rencana pengembangan kota baru sekitar 5.000 Ha
    • Kota Baru Banjar Baru
    - Usulan tema: Aetropolis
    - Luas wilayah: 5.969,85 Ha
    - Kendala pengembangan kota baru: keterbatasan anggaran daerah, kesulitas pembebasan lahan dan konsolidasi tanah, dan belum paduserasi antar instansi terkait pengembangan kota baru
    • Kota Baru Sofifi:
    - Usulan tema: Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi
    - Delineasi mengikuti hasil kajian Bappenas pada tahun 2016
    • Kota Baru Maja
    - Diperlukan pertemuan khusus untuk membahas tema pengembangan dan delineasi
    - Terdapat bagian Kawasan Strategis Provisi Banten yang akan disusun RTR-nya (Kecamatan Lebak)
    - Dibutuhkan penyediaan peta skala 1:5.000

    Dari hasil kajian tersebut, diperlukan pertemuan khusus dengan Pemda terkait untuk membahas tema dan delineasi perencanaan Kota Baru. Untuk Kota Baru Maja (yang lintas provinsi) diperlukan koordinasi intensif antar Pemda. Perlu ditunjuk siapa yang akan memastikan bahwa rencana tata ruang-nya terintegrasi satu sama lain. Diharapkan ada pertemuan lanjutan yang membahas kemungkinan kota baru yang dapat groundbreaking di tahun 2019. [Subdit Infosos]

    Tags:

Komentar

Beri Komentar