Berita

Kabar seputar kegiatan Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

  • Pelatihan Pemodelan Spasial Dinamis

    23

    Bogor, (23/1). Beberapa staf teknis Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan mengikuti pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Model Spasial Dinamis untuk Pengembangan Wilayah Perbatasan yang diadakan oleh Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas BIG yang bekerja sama dengan PT. Gitamanda Konsultan di Cibinong. Diharapkan apabila sistem ini sudah mendekati sempurna dapat memberikan masukan terhadap penyusunan RPJMN.

    BIG telah melakukan pemodelan spasial dinamis sejak tahun 2013. Pada tahun 2017 kegiatan pemodelan spasial dinamis digunakan untuk memodelkan strategi pengembangan di PKSN Perbatasan. Aplikasi model spasial dinamis diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi (algoritma sistem tetap sama, hanya mengubah input data yang ada) untuk penggunaan kegiatan lain di tahun-tahun berikutnya. Sesuai pembahasan bersama Bappenas, akan ada updating untuk data penggunaan lahan dan Inter-Regional Input-Output (IRIO).

    Pengenalan sistem aplikasi model, terdiri dari 2 sub sistem yaitu Sistem Dinamis dan Spasial Dinamis. Analisis Sistem Dinamis dilakukan untuk memperoleh standar eror/validasi dari model causal loop (keterhubungan antar variabel) yang telah disusun, serta untuk memperoleh luasan kebutuhan lahan di masa depan. Sementara itu, Model Spasial Dinamis pada dasarnya merupakan alat untuk membaca hasil analisis sistem dinamis secara spasial, dan akan memberikan simulasi perubahan lahan berdasarkan faktor-faktor penggerak (driving factors).

    Selanjutnya BIG akan berkoordinasi dengan Bappenas terkait tindak lanjut rencana pengembangan aplikasi model spasial dinamis berdasarkan hasil evaluasi terhadap penggunaan aplikasi model spasial yang telah dicoba pada pelatihan. [Subdit Infosos]

    Tags:

Komentar

Beri Komentar